'Sampurasun Baraya Ibn Ghifarie Area Alakadarisme'-'Sampurasun Baraya Ibn Ghifarie Area Alakadarisme'

.:/ Ghifarie Area Alakadarisme!! \:.

Mencoba Mengumpulkan Yang Terserak, Karena Ide Tak Sekedar Dalam Pikiran. Melainkan Lewat Tulisan!! “Semua harus ditulis. Apa pun jangan takut tidak dibaca atau diterima penerbit. Yang penting tulis, tulis, tulis dan tulis. Suatu saat pasti berguna,” Pramoedya Ananta Toer

 
Wilujeung Sumping Di Blog Alakadarna. Mangga Baraya Tiasa Nyerat, Nafsirkeun, Ngomentaran Dugikeun Milarian Jati Diri Sewang-Sewangan.
Bubuka Sajak Babaledogan Coretan Forum Sawala
Milarian Nyalira Wae

Kokolot Urang
Orhanisasi Baraya
Ormas Alot
Rerencangan
Tempat Nyiar Elmu
Tempat Curhat Abdi
Noong Warta
Ngintip Warta
Kaping Sabaraha Yeuh
Ngintip Baraya
free web counter
free web counter
Kampanye



KabarIndonesia



Catatan (8)
Friday, October 06, 2006
Wajah Pengausa Tak Lembek Lagi
Oleh Ibn Ghifarie

Quote:
Originally posted by mifka
Penguasa kampus, misalnya, harus malu kalau korupsi, tak menepati janji, tak rajin membaca dan menulis, tak membuat karya, tak bisa main internet, tak akrab dengan mahasiswa, tak peduli pada aspirasi dan kesejahteraan mahasiswa dan prilaku-prilaku miring lainnya.

Bicara tentang malu, kita ingat hadits Nabi: malu sebagian dari iman. Salah satu hal yang penting ditumbuhkan dalam diri kita adalah budaya malu (shame culture). Walhasil, kita mesti malu melihat orang lain berbuat baik. Maka, berlomba-lombalah dalam kebaikan. Kita harus malu melihat orang lain berlaku jahil; maka, saling mengingatkanlah dalam kebenaran. Kita hanya mungkin merenung, malukah kita yang kerap dzali dan enggan bijaksana, ogah bijak? Malukah pejabat kampus yang masih tak peka pada aspirasi mahasiswa, doyan korupsi dan dzalim pada ekspresi mahasiswa? []

Kini, yang menjadi permasalahan bukan kita lupa pada petuah Rasul tersebut sebagai tauladan. Namun, karena terlalu lama tak ingat dan dekat denganya, maka wajar bila kita berwatak sekaligus berwajah baja.

Artinya para pejabat kampus dalam ranah kecil, mereka tak lagi akrab dan saling menyapa dengan mahasiswa. Nayatanya mereka malah menyimpan sejuta aroma manis dan berbau busuk. Berbeda pada saat mereka kampaye untuk menjadi ketua Presma, Kajur, Dekan bahkan Rektor, mereka akrab dan sambil mengumbar janji-janjinya. Perilaku ini mesti kita waspadai. Apalagi pada saat memasuki tahun 2007.

Walhasil, kita harus berhati-hati dan rajin memilih teman. Pasalnya, kita sering dianggap bagian dari mereka. Sudah tentu, para penjaja kekuasaan piawai dalam menyulap bahasa dan penampilannya. Jika, para kholifah tak lagi berwajah murah dan menyapa perbedan, maka apa jadinya kampus UIN SGD Bandung ini? [Ibn Ghifarie]

Cag Rampes, Pojok PusInfoKomp, 03/09;03.02 wib
posted by ibn ghifarie @ 10/06/2006 06:32:00 PM  
0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
Pribados

Name: ibn ghifarie
Home: Bungbulang Garut-Selatan (Garsel), Jawa Barat, Indonesia
About Me: Assalamu`alaikum Wr. Wb. Salam pangwanoh sikuring urang Kanangwesi Bungbulang Garut Selatan. Ayeuna, nuju milarian pangaweruh dipuseureun dayeun Kotakemang.Sasakali, nyerat, ngobrol, ngablog oge teu hilap. "Maka Ambillah Pena!!" Wassalamu`alaikum Wr. Wb.
See my complete profile
Paririmbon
Jang-Jawokan
Isian Wae Baraya

Ngahub Wae
Kana email: ibn_ghifarie@yahoo.com
Kampanye





© 2005 .:/ Ghifarie Area Alakadarisme!! \:. Template by Isnaini Dot Com

"Baca, Tulis, Bergerak dan Lawan".
"Semoga segala hal yang berkenaan dengan keluh-kesah kita bermanfaat kelak dikemudian hari. Amien."

.:/Sejak 27 Juli 2006\:.