'Sampurasun Baraya Ibn Ghifarie Area Alakadarisme'-'Sampurasun Baraya Ibn Ghifarie Area Alakadarisme'

.:/ Ghifarie Area Alakadarisme!! \:.

Mencoba Mengumpulkan Yang Terserak, Karena Ide Tak Sekedar Dalam Pikiran. Melainkan Lewat Tulisan!! “Semua harus ditulis. Apa pun jangan takut tidak dibaca atau diterima penerbit. Yang penting tulis, tulis, tulis dan tulis. Suatu saat pasti berguna,” Pramoedya Ananta Toer

 
Wilujeung Sumping Di Blog Alakadarna. Mangga Baraya Tiasa Nyerat, Nafsirkeun, Ngomentaran Dugikeun Milarian Jati Diri Sewang-Sewangan.
Bubuka Sajak Babaledogan Coretan Forum Sawala
Milarian Nyalira Wae

Kokolot Urang
Orhanisasi Baraya
Ormas Alot
Rerencangan
Tempat Nyiar Elmu
Tempat Curhat Abdi
Noong Warta
Ngintip Warta
Kaping Sabaraha Yeuh
Ngintip Baraya
free web counter
free web counter
Kampanye



KabarIndonesia



Coretan (15)
Wednesday, August 30, 2006
Sisi Lain Kemegahan UIN SGD Bandung
Oleh Ibn Ghifarie

Kala itu, tak ada yang aku perbuat selain duduk-duduk sambil menyantap idangan ketupat di depan Fakultas Psikologi, samping Kopmart, belakang Mesjid Iqomah. Posisi duduk tepatnya berada dibawah pohon cemara, jambu dan tiang listrik antara pedagang Kopi-Roti Bakar dan Nasi Soto Ayam. Tiba-tiba aku di kejutkan dengan kedatangan salah seorang satpam berbadan tegap aga kurus. Tanpa basa-basi kedua penjaja makana itu mengocek uang seribu dari saku celananya (21/07). Kontan saja, perbuatan tersebut menyulutku supaya bertanya pada sang empu jualan, hingga obrolan dengan Sipi pun dimulai, tanpa salam, prolog apalagi, Ia menjelaskan, uang seribu itu tak lain guna Kebersihan, Keindahan dan Keamana (K3) kampus. Bila dibandingkan dengan UNPAD tiket masuk bagi penjual sebanyak 5000,00 tersebut tak seberapa dan bisa menjamin keselamatan kami. Selain itu, dari penjual makanan ini bisa mencukupi kehidupan keluarganya.

Ngobrol ngaler-ngidul pun tak terelakan lagi, mulai dari membincang mahasiswa yang kuliahnya lama, sampai pemaknaan kehidupan. Ia mempertanyakan kepadaku 'Mengapa mahasiswa angkatan 98 ko masih ada di kampus? Bagaimana dengan keluarganya. Apakah tidak diperingatkan, kena cacian, mankian dan omelan. Padahal, orangtua melihat keberhasilan buah hatinya berawal dari izajah.

Tentu, tak ada jawaban yang kulontarkan padanya kecuali diam seribu bahasa dan hanya gelengan kepala.
Walhasil, Ia berharap semoga kebesaran UIN ini tak dapat menindas kaum lemah seperti kami. Salah satunya, dengan adanya 'relokasi pedagang'. Mesti mengais rezeki dimana kalau bukan disini, cetusnya. Meskipun Ia yakin rizki ada di tangan Tuhan dan setiap orang punya bagian masing-masing.

Sungguh, sepenggal kisah itu, membuatku merenung sejenak guna memaknai hidup. Tanpa disadari pelbagai pertayaan pun datang silih berganti, mulai dari siapkah aku mengarungi kehidupan yang begis dan ganas ini? Apa yang telah aku persiapkan setelah lulus kuliah? sampai Apa yang harus kulakukan dalam kondisi ini?
Tak terasa, sepiring ketupat pun habis kulahap. Ngobrol bareng pejual pula berakhir...Entahlah [Ibn Ghifarie]

cag rampes Pojok Tiang Listrik, 21/07;11.12 wib
posted by ibn ghifarie @ 8/30/2006 09:12:00 PM  
0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
Pribados

Name: ibn ghifarie
Home: Bungbulang Garut-Selatan (Garsel), Jawa Barat, Indonesia
About Me: Assalamu`alaikum Wr. Wb. Salam pangwanoh sikuring urang Kanangwesi Bungbulang Garut Selatan. Ayeuna, nuju milarian pangaweruh dipuseureun dayeun Kotakemang.Sasakali, nyerat, ngobrol, ngablog oge teu hilap. "Maka Ambillah Pena!!" Wassalamu`alaikum Wr. Wb.
See my complete profile
Paririmbon
Jang-Jawokan
Isian Wae Baraya

Ngahub Wae
Kana email: ibn_ghifarie@yahoo.com
Kampanye





© 2005 .:/ Ghifarie Area Alakadarisme!! \:. Template by Isnaini Dot Com

"Baca, Tulis, Bergerak dan Lawan".
"Semoga segala hal yang berkenaan dengan keluh-kesah kita bermanfaat kelak dikemudian hari. Amien."

.:/Sejak 27 Juli 2006\:.