'Sampurasun Baraya Ibn Ghifarie Area Alakadarisme'-'Sampurasun Baraya Ibn Ghifarie Area Alakadarisme'

.:/ Ghifarie Area Alakadarisme!! \:.

Mencoba Mengumpulkan Yang Terserak, Karena Ide Tak Sekedar Dalam Pikiran. Melainkan Lewat Tulisan!! “Semua harus ditulis. Apa pun jangan takut tidak dibaca atau diterima penerbit. Yang penting tulis, tulis, tulis dan tulis. Suatu saat pasti berguna,” Pramoedya Ananta Toer

 
Wilujeung Sumping Di Blog Alakadarna. Mangga Baraya Tiasa Nyerat, Nafsirkeun, Ngomentaran Dugikeun Milarian Jati Diri Sewang-Sewangan.
Bubuka Sajak Babaledogan Coretan Forum Sawala
Milarian Nyalira Wae

Kokolot Urang
Orhanisasi Baraya
Ormas Alot
Rerencangan
Tempat Nyiar Elmu
Tempat Curhat Abdi
Noong Warta
Ngintip Warta
Kaping Sabaraha Yeuh
Ngintip Baraya
free web counter
free web counter
Kampanye



KabarIndonesia



Guratan (7)
Thursday, October 05, 2006
Akhir Kisruh Rakor
published on 7 Oktober 2006 | Berita Mahasiswa--Ibn Ghifarie

A.H.Nasution--Lagi, bentrokan mahasiswa antara pejabat DPMU (Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas) dengan BEMU (Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas) KBMU (Keluarga Besar Mahasiwa Univertitas) UIN SGD Bandung terjadi di sekira Auditorium(04/10).

Perbuatan ganjil sejenis, bukan kali pertama dilakukan oleh orang yang sama. Sekira satu tahun kebelakang peristiwa yang sama pun terjadi. Betapa tidak pelakunya adalah Andri, ketua DPMU dan Yana, Menteri Rumah Tangga BEMU.

Ketika ditemui PusInfokom diselala kuliah, Kadir ketua Komisi Keuangan DPMU menjelaskan perbuatan tak lazim itu dipicu dari perkataan salah satu orang pengurus BEMU yang mengeluarkan pertanyaan `Edek Rakor (Rapat kordinasi antara DPMU dengan BEMU tentang budgeting uang HMJ/UKM-red) moal? Sia rumasa boga salah teu?

`Mau menggelar Rakot tidak? Kamu merasa mempunyai kesalahan tidak?,` upatnya.

`Adu mulut pun tak terelakan lagi, hingga berujung perkelahian sengit yang dimulai oleh Yana memukul Andri,`jelas Kadir.

`Padahal sudah jelas mereka yang membuat masalah terlebih dahulu, mulai dari pemberian surat Rakor satu jam sebelum waktu pertemuan harus ada keputusan, sementara untuk memenuhi permintaan BEM kami harus rapat pleno dulu dengan anggota dewan,`ujarnya.

Selain itu, Wapres (Wakil Presiden-red) BEM pun sudah mengundurkan diri dan selesai kuliahnya. Sudah jelas, pengangkatan Presiden dan Wapres memakai system paket dalam Undang-Undang. Jika salah satu mengundurkn diri, maka secara otomatis keduanya harus diganti. `Untuk itu, hari ini tak ada BEM di kampus UIN SGD Bandung dan malah menggalang kekuatan di tingkatan HMJ/UKM dengan menggelar acara silaturahmi`tambahnya.

Lain halnya pengakuan dari Yana, ketika dijumpai PusInfoKom di Kosannya Gang Kujang ia berujar, `Emang saya yang mengeluarkan kata-kata ganjil itu, tapi kami tak mengawali pemukulan. Justru ia yang memukul kepala saya saat dilerai oleh Satpam dari belakang,`

`Masa saya dipukul ga melawan. Ya sikut sana-sikut sini buat bela diri,`jelasnya.

Menurutnya, dan yang tidak enak lagi buat saya. Saat terjadi pertemuan dengan pihak Rektorat di sana (Gedung Al-Jamiah-red). Saya belum apa-apa sudah dihakimi oleh Noerul Aen, Purek III yang membawahi bidang kemahasiswaan. Seolah-olah saya yang bersalah dan mengawali perkelahian tersebut. Kontan saja, saya emosi dan membentak. Tunggu dulu penjelsanya, dan siapa yang bersalah, tegasnya.

Walhsil, jalan islah didapat, tapi dengan catatan harus perkelahian satu-satu, ungkapnya, sambil mengutif pernyataan Andri.

Menyinggung ketidakaktifan dan keberadaan BEMU terhadap segala persolana kampus, Abdul Khalik, Mendagri (mentri Dalam Negeri) BEMU berkata `Coba liat lagi di AD/ART (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga) KBMU tak ada aturannya. Kalau Presiden, memang ada aturannya, tapi Wapres tidak,`

`Justru disinilah ketidak jelasan UU (Undang-undang) KBMU,`tambahnya.

`Perlu diketahui bahwa pertemuan tadi hanya menghasilkan keputusan; Dana akan cair hari Senin dan dibuatnya nota kesepakatan sebagai landasan pencairan dana serta mendukung apa yang dlakukan oleh BEM,`bantah Acep Komaruddin, Presma BEMU.

Menyoal perseteruan itu, salah satu mahasiswa yak tak mau disebutkan namanya angkat bicara `Ah…dua-duanya juga bersalah. Mengapa segala persoalan harus diselesaikan dan berakhir dikekuatan otot, bukan otak, cetusnya

`Ngomongin akhlak saja. Nyatanya, konsep jihad hanya dimaknai dengan adu tojos. Kalaupun mau tolong beri makan kepada kaum lemah, seperti Bom Marley (gelandangan depan kampus-red),`kata Hendri Setiawan, mahasiswa Perbandingan Agama.

Lepas dari persoalan siapa yang mengawali terjadinya baku hantam tersebut. Nyatanya, kita malah seneng sekaligus berbangga diri, bila akhir Rakor itu bertumpu pada genggaman tangan. [Ibn Ghifarie PusInfoKomp]

Cag Rampes,Pojok Sekre Kere,05/10;21.54 wib
posted by ibn ghifarie @ 10/05/2006 06:43:00 PM  
0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
Pribados

Name: ibn ghifarie
Home: Bungbulang Garut-Selatan (Garsel), Jawa Barat, Indonesia
About Me: Assalamu`alaikum Wr. Wb. Salam pangwanoh sikuring urang Kanangwesi Bungbulang Garut Selatan. Ayeuna, nuju milarian pangaweruh dipuseureun dayeun Kotakemang.Sasakali, nyerat, ngobrol, ngablog oge teu hilap. "Maka Ambillah Pena!!" Wassalamu`alaikum Wr. Wb.
See my complete profile
Paririmbon
Jang-Jawokan
Isian Wae Baraya

Ngahub Wae
Kana email: ibn_ghifarie@yahoo.com
Kampanye





© 2005 .:/ Ghifarie Area Alakadarisme!! \:. Template by Isnaini Dot Com

"Baca, Tulis, Bergerak dan Lawan".
"Semoga segala hal yang berkenaan dengan keluh-kesah kita bermanfaat kelak dikemudian hari. Amien."

.:/Sejak 27 Juli 2006\:.