'Sampurasun Baraya Ibn Ghifarie Area Alakadarisme'-'Sampurasun Baraya Ibn Ghifarie Area Alakadarisme'

.:/ Ghifarie Area Alakadarisme!! \:.

Mencoba Mengumpulkan Yang Terserak, Karena Ide Tak Sekedar Dalam Pikiran. Melainkan Lewat Tulisan!! “Semua harus ditulis. Apa pun jangan takut tidak dibaca atau diterima penerbit. Yang penting tulis, tulis, tulis dan tulis. Suatu saat pasti berguna,” Pramoedya Ananta Toer

 
Wilujeung Sumping Di Blog Alakadarna. Mangga Baraya Tiasa Nyerat, Nafsirkeun, Ngomentaran Dugikeun Milarian Jati Diri Sewang-Sewangan.
Bubuka Sajak Babaledogan Coretan Forum Sawala
Milarian Nyalira Wae

Kokolot Urang
Orhanisasi Baraya
Ormas Alot
Rerencangan
Tempat Nyiar Elmu
Tempat Curhat Abdi
Noong Warta
Ngintip Warta
Kaping Sabaraha Yeuh
Ngintip Baraya
free web counter
free web counter
Kampanye



KabarIndonesia



Guratan (8)
Thursday, October 05, 2006
Surga Kearifan Lokal Itu Bernama Shahur

oleh Ibn Ghifarie

Probolinggo--Pondok Pesantren Zaenul Hasan Genggong, daerah genggong menggelar acara `Festival Musik Pengantar Sahur`selama bulan Ramadhan. Dengan menghadirkan para peserta dari daerah Gendongan dan atau sekiranya. Tantunya harus memakai pakian adat dan membawakan musik ala khas daerah.

Uniknya lagi, musik pengiring makan shahur itu, mesti berjalan mengelili daerah kurang lebih 10 km dan memakai iringan suara bedug, kohkol, hadrah, pentungan, sambil melantunkan puji-pujian, syair islami, lagu daerah sekalipun rok, dangdut dan keroncongan.

Dilain pihak saat media mewawancarainya, KH Mutawakil, selaku ketua Ponpes menjelaskan `Acara ini sudah menjadi khasan bagi kami selama 10 tahun. Terselenggarakanya kegiatan ini, tak lain guna mempererat ukhuwah islamiyyah antar sesama muslim, membantu siskamling dan yang terpenting dapat pahala. Pasalnya, mereka telah membangunkan orang-orang untuk bershahur, sebab dalam shahur itu terdapat barakah, paparnya. (An TV,05/10)

Tak hanya di Probolingo, di daerah Cipadung pun tak mau ketinggalan dalam membangunkan masyarakat. Bila menjelang pukul 02.00 wib dini hari atau sekira 02.30 wib, maka Arak-arakan para tua-muda, sekalipun anak mengelilingin gang-gang, masuk keluar jalan sambil menyuarakan lagu, dan diiringi irama pentongan serta bunyi-bunyian `Sahur, sahur, sahur. Sudah tentu, acara iring-iringan itu diadakan untuk memberikan pertanda bahwa waktu makan janari sudah dekat dan memelihara tradisi lokal.

Nyatanya, kedatangan bulan penuh barkah itu tak hanya dirasakan oleh orang-orang yang menjalankan ibadah shaum saja. Malahan bagi para pegiat dan pemerhati budaya lokalpun kehadiran puasa, terutama saat makan fajar merupakan `surga kearifan lokal`.

Thus, mari kita jaga sekaligus pelihara budaya-budaya daerah tersebut. Sebab kearifan lokal merupakan khazanah yang tak ternilai harganya bila kita ungkan. Haruskah segala bentuk lokalitas itu tergilas dengan kekezaman arus globalisasi dan ganasnya informasi? [Ibn Ghifarie]

Car Rampes, Pojok Sekre Kere, 05/10;12.45 wib
posted by ibn ghifarie @ 10/05/2006 07:46:00 PM  
0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
Pribados

Name: ibn ghifarie
Home: Bungbulang Garut-Selatan (Garsel), Jawa Barat, Indonesia
About Me: Assalamu`alaikum Wr. Wb. Salam pangwanoh sikuring urang Kanangwesi Bungbulang Garut Selatan. Ayeuna, nuju milarian pangaweruh dipuseureun dayeun Kotakemang.Sasakali, nyerat, ngobrol, ngablog oge teu hilap. "Maka Ambillah Pena!!" Wassalamu`alaikum Wr. Wb.
See my complete profile
Paririmbon
Jang-Jawokan
Isian Wae Baraya

Ngahub Wae
Kana email: ibn_ghifarie@yahoo.com
Kampanye





© 2005 .:/ Ghifarie Area Alakadarisme!! \:. Template by Isnaini Dot Com

"Baca, Tulis, Bergerak dan Lawan".
"Semoga segala hal yang berkenaan dengan keluh-kesah kita bermanfaat kelak dikemudian hari. Amien."

.:/Sejak 27 Juli 2006\:.