'Sampurasun Baraya Ibn Ghifarie Area Alakadarisme'-'Sampurasun Baraya Ibn Ghifarie Area Alakadarisme'

.:/ Ghifarie Area Alakadarisme!! \:.

Mencoba Mengumpulkan Yang Terserak, Karena Ide Tak Sekedar Dalam Pikiran. Melainkan Lewat Tulisan!! “Semua harus ditulis. Apa pun jangan takut tidak dibaca atau diterima penerbit. Yang penting tulis, tulis, tulis dan tulis. Suatu saat pasti berguna,” Pramoedya Ananta Toer

 
Wilujeung Sumping Di Blog Alakadarna. Mangga Baraya Tiasa Nyerat, Nafsirkeun, Ngomentaran Dugikeun Milarian Jati Diri Sewang-Sewangan.
Bubuka Sajak Babaledogan Coretan Forum Sawala
Milarian Nyalira Wae

Kokolot Urang
Orhanisasi Baraya
Ormas Alot
Rerencangan
Tempat Nyiar Elmu
Tempat Curhat Abdi
Noong Warta
Ngintip Warta
Kaping Sabaraha Yeuh
Ngintip Baraya
free web counter
free web counter
Kampanye



KabarIndonesia



kitab (12)
Monday, February 12, 2007
Menara Gading Pasca Bencana
Oleh Ibn Ghifarie

Musibah selalu datang menerpa, silih berganti tiada henti. Sehingga, mati menurut mereka lebih baik dariapada hidup. Karena itu, seandainya orang bisa memilih, tentunya lebih suka tidak pernah ada dan terlahir ke dunia fana ini. Terlebih pasca bencana lima tahunan.

Jalan pintas mengakhiri hidup pun terkadang menjadi alternatif. Terutama, bagi mereka yang terlanjur putus asa.

Tengok saja, seorang lelaki di Ciledug Tangerang, Eko (35) mengalami depresi berat, hingga terlontar kata-kata kotor berupa cacian, makian terhadap pemerintah yang dinilainya lamban dalam menolong korban bencana dan tak sigap dalam memeinilamisir musibah. Terlebih, satu-satunya tempat bernaung dari sengatan matahari dan dinginya udara di sapu banjir lima tahunan. (Headline Nesw, 09/02)

Namun, di lain sisi kaum berduit malah berlomba-lomba menyervis kendaraan bermotor yang rusak akibat terendam air. Hingga mereka nyaris melayangkan surat gugatan terhadap sang punya dailer. Pasalnya, asuransi mobil akibat banjir terkadang tak di golongkan asuransi. Sebab perbuatan naas itu termasuk ke dalam tindakan ceroboh ulah lalim pemilik kendaraan roda empat. (Good Morning, 12/02)

Kelihatanya aga aneh dan tak mungkin terjadi. Terlebih lagi, saat kaum tak berkecukupan kebingungan guna membangun kembali rumahnya yang tersapu air limbah dan meroketnya bahan bangunan. Tentunya, melengkapi penderitaan mereka.

Senyum, ketawa, dan pasrah pada nasib pun menjadi tumpuan mereka sambil menunggu keajaiban dari langit. Hanya itulah yang bisa dilakukan mereka.

Namun, pemandangan berbeda terpancar dari para pengusaha yang mempersoalkan gransi mobilnya. Inilah menara gading pasca bencana. Ironis memang. [Ibn Ghifarie]

Cag Rampes, pojok sekre Kere, 12/02;09.44 wib
posted by ibn ghifarie @ 2/12/2007 11:41:00 AM  
1 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
Pribados

Name: ibn ghifarie
Home: Bungbulang Garut-Selatan (Garsel), Jawa Barat, Indonesia
About Me: Assalamu`alaikum Wr. Wb. Salam pangwanoh sikuring urang Kanangwesi Bungbulang Garut Selatan. Ayeuna, nuju milarian pangaweruh dipuseureun dayeun Kotakemang.Sasakali, nyerat, ngobrol, ngablog oge teu hilap. "Maka Ambillah Pena!!" Wassalamu`alaikum Wr. Wb.
See my complete profile
Paririmbon
Jang-Jawokan
Isian Wae Baraya

Ngahub Wae
Kana email: ibn_ghifarie@yahoo.com
Kampanye





© 2005 .:/ Ghifarie Area Alakadarisme!! \:. Template by Isnaini Dot Com

"Baca, Tulis, Bergerak dan Lawan".
"Semoga segala hal yang berkenaan dengan keluh-kesah kita bermanfaat kelak dikemudian hari. Amien."

.:/Sejak 27 Juli 2006\:.