'Sampurasun Baraya Ibn Ghifarie Area Alakadarisme'-'Sampurasun Baraya Ibn Ghifarie Area Alakadarisme'

.:/ Ghifarie Area Alakadarisme!! \:.

Mencoba Mengumpulkan Yang Terserak, Karena Ide Tak Sekedar Dalam Pikiran. Melainkan Lewat Tulisan!! “Semua harus ditulis. Apa pun jangan takut tidak dibaca atau diterima penerbit. Yang penting tulis, tulis, tulis dan tulis. Suatu saat pasti berguna,” Pramoedya Ananta Toer

 
Wilujeung Sumping Di Blog Alakadarna. Mangga Baraya Tiasa Nyerat, Nafsirkeun, Ngomentaran Dugikeun Milarian Jati Diri Sewang-Sewangan.
Bubuka Sajak Babaledogan Coretan Forum Sawala
Milarian Nyalira Wae

Kokolot Urang
Orhanisasi Baraya
Ormas Alot
Rerencangan
Tempat Nyiar Elmu
Tempat Curhat Abdi
Noong Warta
Ngintip Warta
Kaping Sabaraha Yeuh
Ngintip Baraya
free web counter
free web counter
Kampanye



KabarIndonesia



Kitab (5)
Monday, January 14, 2008
Adakah Keadilan Bagi ‘Pahlawan Devisa’
Oleh Ibn Ghifarie

Satu lagi, potret buram TKW (Tenaga Kerja Wanita) Arab Saudi mencuat kembali.Kali ini, menimpa Yanti Triyanti, perempuan asal Cianjur dikabarkan mendapat ganjaran hukum mati.

Pasalnya, ia dituding telah mencuri harta benda sekaligus membunuh nenek majikanya. Proses pancuh pun menanti di depan mata.

Kini, upaya menghilangkan nyawa orang pula berjalan dengan lancar. Seperti yang dilansir oleh media masa SCTV.

Namun, Ahad (13/1), keluarga TKI itu mengaku tak mendapat pemberitahuan mengenai pelaksanaan eksekusi mati. Pihak keluarganya, cuma mengetahui Yanti terlibat perampokan dan pembunuhan.

Menurut Gino, suami Yanti, kabar ini diperoleh melalui surat yang dikirim istrinya pada Juli 2006.

Dalam sepucuk surat menyebutkan bahwa dirinya telah ditahan di penjara Kota Mahail, Arab Saudi. Kendati demikian, Yanti tak mengaku membunuh majikannya.

Pengakuan keluarga Yanti dibantah pihak Konsulat Jenderal RI Gatot Abdullah Mansyur di Jeddah membantah pengakuan tersebut. Ia mengatakan sebelum dieksekusi TKI tersebut kerap menghubungi keluarganya. (SCTV, 14/01)

Peristiwa naas ini bukan kali pertama. Melainkan entah kesekian kalinya. Yang jelas mengadu nasib di negeri oring dengan harapan bisa meraup keuntungan dan berlimpah uang, tak sedikit dari mereka yang rela menelan ‘pil pahit’ kematian, deportase, perlakuan seksual, gaji yang dipotong hingga tak diberikan pada pembantu tersebut.

Sebanyak 13 TKI yang terancam hukuman eksekusi akibat kasus pembunuhan. Taing gantung pun menanti kedatangan mereka. Masih sudikah kita melihat sebelah mata tentang jawa pahlawan devisa ini? Dimanakah letak keadilah bagi TKW tersebut?

Cag Rampes, Pojok Sekre Kere, 14/01/08;17.56 wib

Labels:

posted by ibn ghifarie @ 1/14/2008 12:45:00 PM  
0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
Pribados

Name: ibn ghifarie
Home: Bungbulang Garut-Selatan (Garsel), Jawa Barat, Indonesia
About Me: Assalamu`alaikum Wr. Wb. Salam pangwanoh sikuring urang Kanangwesi Bungbulang Garut Selatan. Ayeuna, nuju milarian pangaweruh dipuseureun dayeun Kotakemang.Sasakali, nyerat, ngobrol, ngablog oge teu hilap. "Maka Ambillah Pena!!" Wassalamu`alaikum Wr. Wb.
See my complete profile
Paririmbon
Jang-Jawokan
Isian Wae Baraya

Ngahub Wae
Kana email: ibn_ghifarie@yahoo.com
Kampanye





© 2005 .:/ Ghifarie Area Alakadarisme!! \:. Template by Isnaini Dot Com

"Baca, Tulis, Bergerak dan Lawan".
"Semoga segala hal yang berkenaan dengan keluh-kesah kita bermanfaat kelak dikemudian hari. Amien."

.:/Sejak 27 Juli 2006\:.