'Sampurasun Baraya Ibn Ghifarie Area Alakadarisme'-'Sampurasun Baraya Ibn Ghifarie Area Alakadarisme'

.:/ Ghifarie Area Alakadarisme!! \:.

Mencoba Mengumpulkan Yang Terserak, Karena Ide Tak Sekedar Dalam Pikiran. Melainkan Lewat Tulisan!! “Semua harus ditulis. Apa pun jangan takut tidak dibaca atau diterima penerbit. Yang penting tulis, tulis, tulis dan tulis. Suatu saat pasti berguna,” Pramoedya Ananta Toer

 
Wilujeung Sumping Di Blog Alakadarna. Mangga Baraya Tiasa Nyerat, Nafsirkeun, Ngomentaran Dugikeun Milarian Jati Diri Sewang-Sewangan.
Bubuka Sajak Babaledogan Coretan Forum Sawala
Milarian Nyalira Wae

Kokolot Urang
Orhanisasi Baraya
Ormas Alot
Rerencangan
Tempat Nyiar Elmu
Tempat Curhat Abdi
Noong Warta
Ngintip Warta
Kaping Sabaraha Yeuh
Ngintip Baraya
free web counter
free web counter
Kampanye



KabarIndonesia



Suhuf (20)
Saturday, January 12, 2008
‘Pasar Kaget’ Mesjid Patal
Oleh Ibn Ghifarie

Hari jum’at tiba, hampir dipastikan sebagian umat islam berbondong-bondaong ke mesjid untuk melaksanakan shalat jum’at. Namun, pemandangan ini agak berbeda bagi masyarakat sekira daeraha Patal Cibiru, Jl A H Nasution Ciburu Bandung.

Betapa tidak, bukan hanya jemaat mesjid Asy-syiraj saja yang menghadiri undangan maha suci itu, melainkan para pedagang pun tumpah-ruah di serambi mushola tersebut.

Layaknya pasar kaget. Pelbagai menu makanan tumplek di pelataran tempat ibadah tersebut. Salah satu warga, Dian (21) menuturkan ‘Ini sudah menjadi tradisi kami. Semenjak saya masih kecil juga pasar Patal ini sudah hadir, cetusnya.

Menyinggung ketidakbolehan berjualan di hari jum’at pula, Ia menjelaskan ‘Wah yang begituan tidak berlaku lagi disini. Lho wong yang tidak boleh berdagang itu sebelum jum’atan. Inikan berjualanya sesudah shalat.

‘Kendati menyiapkan lapanknya harus sebelum shalat dimulai. Masa pas waktu shalat,’ tambahnya.

Hal senada juga dilontarkan oleh Bambang (23) ‘Pokoknya larangan untuk tidak boleh berjuala di hari jum’at tidak disakralkan di sini mah, paparnya.

‘Ya bukan apa-apa. Biasanya ba’da shalat itu haus dan lapar. Apalagi bagi mahasiswa pasar kaget ini sangat bermanfaat. Mereka bisa nyantai sambil menyamtap idangan cemilan tersebut, katanya.

Kehadiran pasar kaget ini tak hanya dirasakan oleh jemaat mesjid, tapi para penjaja makanan pun ikut mendapatkan keuntungan dan berkah. ‘Selain bisa beribadah secara berjamaah disini, saya juga bisa menghidupi keluarga dengan halal, ungkap salah satu pedagang. [Ibn Ghifarie]

Cag Rampes, Pojok Es Campur, 11/01/08;13.12 wib

Labels:

posted by ibn ghifarie @ 1/12/2008 03:10:00 PM  
0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
Pribados

Name: ibn ghifarie
Home: Bungbulang Garut-Selatan (Garsel), Jawa Barat, Indonesia
About Me: Assalamu`alaikum Wr. Wb. Salam pangwanoh sikuring urang Kanangwesi Bungbulang Garut Selatan. Ayeuna, nuju milarian pangaweruh dipuseureun dayeun Kotakemang.Sasakali, nyerat, ngobrol, ngablog oge teu hilap. "Maka Ambillah Pena!!" Wassalamu`alaikum Wr. Wb.
See my complete profile
Paririmbon
Jang-Jawokan
Isian Wae Baraya

Ngahub Wae
Kana email: ibn_ghifarie@yahoo.com
Kampanye





© 2005 .:/ Ghifarie Area Alakadarisme!! \:. Template by Isnaini Dot Com

"Baca, Tulis, Bergerak dan Lawan".
"Semoga segala hal yang berkenaan dengan keluh-kesah kita bermanfaat kelak dikemudian hari. Amien."

.:/Sejak 27 Juli 2006\:.